Assalamualaikum wr.wb
Sebelumnya izinkan saya memperkenalkan diri terlebih dahulu
Nama saya mohamed ali

Lahir di pamekasan madura tahun 1992, saya anak tunggal (yang di miliki ibu) karna saya lahir dari keluarga broken home rumah tangga orang tua saya hancur ketika saya masih belum tau apa-apa setelah itu bapak pergi meninggalkan saya dan benar-benar meninggalkan saya sampai saat ini saya belum pernah merasakan kasih sayang seorang bapak, pernah sekali bapak menemui waktu itu saya masih kelas 2 madrasah diniyah, sampai lulus diniyah tingkat ibtidaiyah tahun 2005 saya tidak pernah melihatnya lagi. Semenjak pisah dengan ibu dan meninggalkan kami bapak menikah lagi dan bekerja di luar negeri saya dengar katanya istri barunya orang yang lumayan mampu di bandingkan tetangganya yang lain saat ini bapak mempunyai dua orang anak tidak termasuk saya (karna saya sudah hilang dari hidupnya) terakhir saya bertemu bapak saat lulus MA (madrasah aliyah) saya datang ke rumah bapak untuk mengundang beliau berkenan datang saat saya wisuda hemmmmm tapi malam wisuda saya saat penerimaan ijazah cuma seorang ibu yang naik ke podium saat para wali di panggil untuk menemani putra/putrinya ibulah yang selalu ada untuk saya . saya tidak tau pasti ada halangan apa yang membuat bapak tidak datang cuma satu yang saya rasakan, saya sudah tidak ada dalam hidup bapak itu yang saya rasakan sejak kecil yang tidak pernah merasakan kasih sayangnya
Riwayat pendidikan saya madrasah diniyah salafiyah di kabupaten pamekasan lulus tahun 2005 tingkat ibtidaiyah. setelah itu saya mondok di pesantren di daerah sampang sampai lulus MA (madrasah aliyah) tahun 2011-2012 saat ini saya menjadi anak perantau, di mulai di tahun 2013 saya di ajak teman yang saya kenal waktu di pesantren untuk mencari pekerjaan di surabaya. akhir januari saya melamar di perusahaan outsorsing sebagai office boy atau lebih tepatnya cleaning service dan alhamdhulilah di terima bersama teman saya itu juga di tempatkan di area yang sama. 4 bulan bekerja saya mengalami kecelakaan, kejadiannya setelah pulang kerja saya mau mandi dan cuci baju lantainya licin saya terjatuh karna licin dan kaki saya menancap pintu kamar mandi yang terbuat dari seng, dengan meminta bantuan teman kost saya di bawa ke rumah sakit kaki saya sobek dengan 12 jahitan selama beberapa hari saya tidak bisa kerja dan surat keterangan dokter mewakili perijinans aya untuk tidak masuk kerja kepada supervisor di tempat saya bekerja beberapa hari, tapi uang saya sudah mulai menipis untuk makan dan pengubatan, saya berfikir gaji saya tidak akan cukup untuk kebutuhan karna itu saya gadaikan handpone yang waktu itu di hargai 150 rb oleh pegadaiannya, walaupun belum sembuh jahitannya belum di lepas saya paksakan untuk bekerja berjalan seperti orang pincang salah satu leadernya melihat saya meringis kesakitan saat berjalan saya di suruh istirahat dulu kalau belum terlalu sembuh. sebelum lebaran beberapa hari sebelum lebaran saya mengajukan pemberhentian diri (resign ) karna merasa tidak kuat dan mengalami kelemahan fisik saya pulang kampong jadi saya merayakan lebaran di madura di rumah om.
Satu bulan saya pulang kampong kelemahan fisik saya semakin terasa di tandai dengan batuk-batuk semakin lama batuk itu semakin parah bahkan pada malam hari saya tidak bisa tidur karna mengalami sesak di bagian dada di sertai batuk parah dan semakin parah, di kampong tempat tinggal saya masih banyak yang percaya pengubatan dengan dukun termasuk nenek dan ibu saya bahkan semua. mereka selalu bersikeras agar penyakitku ini di carikan dukun pengubatan yang tepat dari satu dukun ke dukun yang lain ada juga dukun (tabib) khusus yang mengobati penyakit paru orang madura menyebutnya penyakit (ceklek) ramuannya pun husus biasanya terbuat dari temulawak dan telur ayam kampung dan juga bahan-bahan lainnya bagi orang madura kebanyakan khususnya di perkampungan penyakit paru-paru itu beda pandangannya dengan orang kota mdern, menurut mereka orang yang mempunyai penyakit paru ( ceklek ) akan menular ke orang lain bahkan saat orangnnya sudah meninggal jadi kalau orang yang punya penyakit paru (ceklek) meninggal akan di panggilkan dukun husus untuk menangkap penyakitnya agar tidak berkeliaran ( pandangan orang madura ketika orang yang punya penyakit paru meninggal maka penyakitkan akan berkeliaran sebelum di tangkap mungkin pandangan mereka jadi seperti hewan misterius gitulah penyakitnya ) saya juga di bawa ke dukun yang katanya bisa bertanya kepada jin pokoknya berbau mistis gitulah biasanya dukun itu meminta sesajen seperti sate, ayam goreng, kadang juga buah-buahan seperti jagung dll dan itu katanya atas permintaan jinnya supaya bisa sembuh. selain itu saya juga tak menghindari pengubatan medis dengan di antarkan saudara nenek (kakek samping ) saya di bawa rumah sakit paru di rumah sakit itu saya di periksa meliputi foto ronsen dan di larang merokok karna sebelumnya saya memang perokok aktif setelah itu saya memutuskan untuk berenti merokok selamanya, dokter bilang saya tidak mengidap TBC dan dokter menyarankan berentilah merokok dulu sebelum lebih parah dan di larang makan yang pedes dan makanan pantangan lainnya tapi dokternya tidak bilang itu penyakit apa , setelah obat dari dokter habis saya memeriksakan diri ke puskesmas-puskesmas supaya batuk dan sesak nafas saya lebih ringan tak lupa saya juga mencari informasi obat alami dari alam untuk sesak nafas dari internet. Kurang lebih satu tahun kemudian batuk dan sesaknya saya rasakan mendingan walaupun belum sembuh total setidaknya sudah bisa nyenyak saat tidur kadang-kadang. saya pulang dari surabaya kurang lebih membawa uang 2 juta dan uang itu habis dalam beberapa bulan untuk berobat selebihnya biaya berobat saya di dapatkan dari ibu, setelah kondisiku lumayan baik saya pergi merantau ke jkarta disana saya menjadi pedagang lebih tepatnya pedagang asongan di daerah monument nasional (monas) setelah tinggal disana(Jakarta) kondisi fisikku kambuh lagi batukku semakin parah di sertai sesak nafas yang menyiksaku di banding yang sebelumnya waktu masih di kampong sudah mendingan yang paling menyebalkan itu adalah dimana ketika hal itu kambuh di saat aku mau tidur jam kerja saya berdagang adalah dari jam tiga sore lebih setelah sholat asyar sampai pagi sekitar jam setengah 7 tapi kadang saya pulang jam 3 atau jam 4 karna merasa nggak kuat jadi semalam saya bergadang dan siangnya tidur itulah kenapa penyakitku itu sangat menyebalkan ketika kambuh semalam bergadang dan siangnya tidak bisa tidur karna ulah batuk dan sesak nafas itu , setelah beberapa bulan di Jakarta saya balik lagi ke surabaya disana saya menemukan lowongan pekerjaan di kebab (makanan arab) yang tempatnya tak jauh dengan tempat ibuku kerja. alhmdhulilah aku bisa makan dan pulang pergi dari tempat ibu waktu itu gaji pertamaku 8 ratus ribu rupiah di tempat kerjaku itu juga aku bisa periksa rutin saat penyakitku kambuh tiap periksa aku selalu di temani ibu karna penyakitku yang tak kunjung sembuh dokter menyarankan untuk meronsen agar lebih tepat dan jelas cara mengobatinya disitu aku jadi tau bahwa penyakitku adalah adalah bronchitis pantangannya adalah jauhi alergi yang menyebabkan kambuh seperti debu memang aku merasakan hal itu bahwa setiap terkena debu dadaku jadi sesak di sertai bunyi mengi dari pernafasan juga ketika aku terlalau capek dan mengangkat barang berat juga kalau terkena hawa dingin penyakitku sering kambuh kata dokter bronchitis sering kambuh jarang sembuh tota,l dokter bilang jaga pola hidup sehat dan jauhi pantangan itulah sulitnya bagi orang seperti saya karna tuntutan ekonomi harus bekerja dan kebetulan di tempat kerjaku aku di tempatkan di bagian stok penerimaan barang dan menyiapkan barang untuk anak2 yang mau jualan. Setelah lebaran saya berenti dari tempat kerjaku (helish kebab) karna ada musibah kakekku meninggal dan saya minta izin kepada bosnya untuk pulang kampong dan menunggu sampai 7 harian kakekku karna di madura khususnya di kampungku sampai 7 harian orang meninggal itu masih rame dan di adakan tahlilan karna saya dari kecil tinggal bersama mereka maka saya ingin disaat2 seperti itu pun juga ada mereka yang sudah merawat dan membesarkanku tapi bosnya tidak mengizinkan dia (bos dhelis kebab) mengizinkan cuma satu hari dan saya memutuskan untuk berenti saja kurang lebih saya bekerja di tempat itu selama 7 bulan

Lama di madura saya mencoba cari kerja lagi di surabaya saya mencari informasi lewat internet di beberapa tempat saya menaruh lamaran termasuk di warnet, Carrefour, alfamart dan ritel lainnya pernah juga saya di ajak sodara ( masih ada hubungan sodara dengan ibu ) katanya ada lowongan jadi security setelah sampai tempat akhirnya nggak jadi karna gajinya yang terlalu murah menurut saya setelah di kalkulasi gajinya nggak cukup untuk ongkos pulang pergi + untuk makan karna tempatnya lumayan jauh dan gajinya cuma 1,4 jt
Saya pun mencoba mencari di tempat lain saya ikut tes di sebuah toko ritel yang skalanya nasional semacam indomaret lah dan alhamdhulilah lulus selesai training saya di tempatkan di area toko daerah kenjeran surabaya tiga bulan sudah saya di toko ritel tersebut walaupun beberapa kali di pindah dari satu toko ke toko yang lain karna ada rollingan juga karna ada toko baru buka tapi sepi jadi karyawannya kebanayakan
Tapi disini saya tetaplah saya dengan bronchitis yang tak kunjung sembuh batuk dengan sesak nafas dinsertai mengi tetaplah ada saya nggak tau sampai kapan ini akan berakhir (bronchitis) di tempat kerja baru saya tiap hari barang datang dari kartonan minuman dan minyak goreng sampai menumpuk di gudang hampir menyentuh langit-langitnya belum lagi yang di kirim dengan containeran ya allah semua itu memicu kambuhnya penyakitku ingin aku mencari pekerjaan yang lebih ringan bebannya tapi sekarang mencari pekerjaan itu tidak lah mudah apalagi dengan gaji rata2 di atas cukup buat kebutuhan
Kadang saya mengeluh dengan bertanya pada tuhan kenapa hidup saya seperti ini, kenapa dulu saya di lahirkan ingin saya mengakhiri semuanya tapi sekarang saya terikat saya tak bisa apa-apa saya tak bisa meninggalkan ibu dan membuat ibu sedih karna saya tau ibu sangat sayang padaku pernah saya bahkan sering menangis sambil mengeluh di depan ibu tapi ibu langsung memeluk saya sambil menangis beliau bilang jangan pernah berkata seperti itu lagi karna ibu selalu sayang padaku ibu bilang jangan tinggalkan sholat dan berdoalah muhon petunjuk agar saya sembuh dari penyakit ini dan di mudahkan segala urusan saya kadang saya merasa hidup saya ini tak ada gunanya lagi ibu selalu melakukan sesuatu untuk saya tapi tidak sebaliknya saya tau ibu tak mengharapkan apa-apa untuk hidupnya kecuali yang terbaik untuk saya kadang saya mengingat keinginan ibu yang sejak dulu ia impikan dulu ibu mengatakan waktu saya masih kecil dan belum punya penyakit ibu sangat ingin punya rumah sendiri ibu ingin hidup mandiri dan tidak lagi menumpang di rumah paman tapi aku tak bisa mengabulkan hal itu malah aku yang sering memakai hasil kerja ibu untuk kebutuhan saya.
inilah sebagian cerita tentang hidup saya
Lima hari yang lalu saya membuka facebook di branda ada teman facebook yang membagikan tautan sehingga penasaran ingin saya buka karna judulnya “ CERITA SESEORANG BISA MELUNASI HUTANG DENGAN MEMINTA BANTUAN PENGGUNA INTERNET” dari situlah saya terinspirasi untuk membuat sebuah artikel yang berisi hampir sama berharap ada yang mau membantu dari pengguna internet untuk saya karna saya yakin di dunia ini masih banyak orang yang baik untuk saling membantu sesama yang sedang membutuhkan saya sangat ingin membuat ibu bahagia karna saya rasa selama ini sejak dari kecil saya cuma bisa merepotkan dan menyusahkan ibu walaupun bukan itu yang ibu rasakan dengan keberadaan saya sebagai anaknya. saya juga berharap sahabat dumay mau membagikan link artikel ini di media social kalian semuga semakin banyak di bagikan semakin banyak pula yang membantu semuga allah membalas kebaikan kalian amiin
Artikel ini saya buat untuk pribadi, karna itu saya tekankan disini tidak ada yang di rugikan dan tidak mengundang pelanggaran-pelanggaran hukum karna ini adalah murni permintaan bantuan untuk diri saya sendiri bagi siapapun yang ingin membantu saya
Dan maaf jika tulisannya tidak menarik karna saya tidak biasa menulis
Jika ada yang baik hati mau membantu silahkan di kirim ke :
Nomer rekening BCA : 1020471405
A/n : moh ali
Contak person
No tlp : 081938131006
Bbm : 5d3d6882
Line : ghais01
Wassalamualaikum dan Terima kasih




















